Daily

Jelas Bagiku tapi Tidak Bagi...

00.25

"Ga jelas ya? Namanya juga perasaan."
***
Akhirnya sempat menulis jua. Alhamdulilah.
Pernahkah kalian terpikir bahwa blog ini bagai lembar bening kalian untuk melihat aku? Bukan jenggala kata yang memperumit diri kalian untuk mengenal aku. Tapi bila kalian menjumpai kesulitan itu, tolong langsung katakan padaku. Aku tak ingin berpura-pura, karena aku tak lagi ingin menjadi aktris opera ini. Sebagian dari diriku meminta aku untuk berhenti dan sebagian lainnya siap untuk melarikan diri. Jadi mohon jujurlah bila aku terlihat samar bagi kalian.
Huff.

Bulan hujan sedang dijalani. Bulan-bulan dari segala musim sudah diakrabi sejak awal tahun ini. Lembaran buku dongeng yang kutulis sudah aku coba ganti. Arah dari tiap cerita dalam beberapa bab itu tak lagi coba jelaskan tentang kisah hari-hari yang dilalui bersama. Meski dalam beberapa bab, masih aku suguhkan gambaran atas lautan rasa dan prasangka yang sudah susah payah diselami guna mencapai dasar dari lautan yang entah apa namanya ini. 

KataManis

Kalut

16.27

"Ini adalah satu-satunya cara kamu bisa jadi pejabat. Sukses."

***

Setelah lama tak menulis, ada sekiranya kisah yang silih berganti. Biru kembali diuji Mimpi. Tuan Besar sudah pasti pulang. Nyonya gelisah sudah mencuat di permukaan. Nyonya ambisi sudah membolak balikkan badan pertanda akan bangun. Kalau kalian bertanya dimana tamu kita? Hem... begini. 

Ia menyendiri dan tengah membangun bentengnya sendiri. Tuan cinta mengakrabi semua penghuni rumah ini, tapi yang aku tau dia masih enggan menjadi tokoh utama sekarang.
***

KataManis

Mimpi dan Biru

01.43

Malam ini, saat kantuk tak bisa lekas merangkulku, aku terus bergulat dengan pemikiranku sendiri. Bagaimana mimpi itu datang tiba-tiba dan bagaimana kalau itu pertanda. Bagaimana dengan mimpi atau asa asa lain yang lebih riil yang sedang kubangun kuat-kuat pondasinya belakangan ini.
***

KataManis

Sang Nahkoda dan Kapten Hook: Biru, Bulan, dan Bintang

14.13

Kapal masih berlayar. Mungkin barang belasan hari lagi kapal akan menepi. Tepian impian dari Siberian of Dream akan segera menyambut. Perasaan yang ada semakin tercampur dan teraduk-aduk tak karuan. Rasa-rasanya semua telah berbaur dengan butir-butir kecil air yang pecah bersamaan dengan waktunya ia menerjang karang. Ada secuplik kebahagian yang mencuat begitu saja. Mungkin secuil kebahagian dari membayangkan betapa lembutnya sapaan si kasur pada tubuh nahkoda dan para awak lainnya. Serta mungkin secuil kebahagiaan lain saat membayangkan betapa hangatnya teh rumahan setibanya nanti di Pulau Siberian of Dream.

KataManis

Hujan Pertama Bulan Juli

01.26

- 7 Juli 2014 -

Rinai hujan pertama yang jatuh di Bulan Juli mengantarkan ruh ku kembali dalam raga yang tepat
Rinai hujan pertama yang jatuh di Bulan Juli menyibakkan aroma kerinduan pada kehangatan
Rinai hujan pertama yang jatuh di Bulan Juli menerangkan kelabunya ego atas sejuta kasih
Rinai hujan pertama yang jatuh di Bulan Juli mendekap ragaku dalam puluhan rasa yang tak terucapkan

KataManis

U-Turn: Sebundel Emosi

23.04


Judul Novel                   : U-Turn
Judul Resensi Novel      : U-Turn Sebundel Emosi
Pengarang                     : Nadya Prayudhi
Penerbit                        : PlotPoint Publishing
Tahun Terbit                 : April 2013
Jumlah Halaman            : iv + 233 halaman

U-Turn ini adalah sebuah karya dari Nadya Prayudhi yang bercerita mengenai sebuah kisah yang saling bersangkut paut di antara tokohnya. Dengan setting cerita yang cukup beragam, Nadya cukup sukses membenamkan bayangan masing-masing setting cerita itu di otak pembaca. Novel ini sekilas bercerita tentang kisah drama cinta biasa antara Karin dan Bre (Bram). Tapi, mulai dari bab kedua dan selanjutnya pembaca seolah dijanjikan tidak akan mendapatkan suguhan yang sama dengan novel-novel percintaan lainnya.

KataManis

Kesombongan Pekerja (Re-post)

20.43


- 10 Desember 2012 -

Di sebuah area perumahan, semua bapak - bapak berkumpul dan mencoba memamerkan pekerjaan mereka.

A : Dari semua warga, pekerjaan saya yang paling berat.

B : Kenapa bisa anda?

A : Saya adalah seorang pekerja kantoran, setiap hari beratus - ratus lembar kertas saya bawa dan itu berat.

KataManis

Dan Senyuman Itu Belum Bisa Kembali

20.50

- 3 Desember 2012 -

     Dan pagi yang kembali datang berseri seolah menjadi hari kelabu baru
Isak tangis yang terhenti muncul kembali
Pipi kering ini kemudian basah lagi
Hujan derai air mata itu lagi-lagi terjadi
Perkara memori ini saja yang belum bisa menepi
Hem, ini perkara hati dan harga diri
Hem mana ada senyum terkembang hari ini
Yah tapi bukan bermaksud melebih-lebihkan terlebih mengungkit lagi
Tapi yang namanya hati yang sakit tanpa alasan pasti itu seperti kehilangan kendali
Entah
Aku hanya masih bingung dan mencari
Semoga besok pagi, studio menyinari haha.
Negara api menyerang, avatar berjuang, dan entah siapa yang akan menang
Bukan perkara menang-kalah, kata papa, mana saja yang terlihat elegan

- Anggi Siregar -

KataManis

Filosofi Pohon dan Sang Penanam

21.50

-25 Mei 2012-


     Sudah pernahkah mendengar sebuah filosofi yang disebut dengan filosofi pohon dan sang penanam? Aku saat ini akan mencoba membaginya dengan anda semua. Sebuah refleksi (cogitanum) kecil mengenai hidup dan pilihan.
     Have you ever heard about a philosophy named The Tree and The Planter Philosophy? (actually, I created the name by myself). Today, I will try to share it with all of you. A little reflection about life and choices.

@anggsiregar

My Other Planet

www.delianisiregar.blogspot.com

Flickr Images